Ini Ximin

Thursday, August 02, 2012

Fashion Ramadhan

Memasuki bulan suci ramadhan, mulai bermunculan kebiasaan atau hal- hal yang hanya ada dibulan ramadhan. Contohnya pasar ramadhan, acara- acara lawak pada saat sahur, dan lain sebagainya.

Lebih dari 10 hari sudah bulan ramadhan tahun ini berlangsung. dan dalam lebih dari 10 hari itu jugalah anak- anak ‘fashion ramadhan’ telah bebas berkeliaran.

Apa maksudnya dengan ‘fashion ramadhan’?. Jadi itu adalah sebutan gue untuk beberapa kelompok anak- anak alay yang keluyuran pada malam hari dibulan ramadhan. Kebanyakan -dan memang kenyataan- dari mereka muncul ke jalanan pada saat setelah maghrib menjelang isya.

Fashion ramadhan sendiri mempunya 2 tipe. Ada yang keluyuran setelah maghrib sampai selesai tarawih, ada pula yang baru mulai setelah tarawih rakaat ke 8 sampai sekitar jam 10 malam. dan tidak menutup kemungkinan ada yang keluyuran sejak maghrib hingga sahur tiba.

Ciri- cirinya memang sulit ditemukan. Untuk cewek, pertama mereka pasti mengenakan jilbab- atau selendang- yang dilingkarkan pada leher mereka, atau ketubuh mereka –menjadi sejenis mumi wanita dengan kain warna warni- lalu bercelana jeans panjang yang ketat sekali serta membawa tas yang mewah dan warna warni. Kadang jika jilbabnya sudah dipakai dikepala, mereka masih suka menjulurkan poninya.

Bagi cowok, sangat sulit untuk menemukan tanda mereka sedang fashion ramadhan. Kebanyakan cowok hanya membawa peci kemana- mana, bajunya pun bisa bermacam macam.

hanya ada satu hal yang bisa membuat gue yakin akan orang- orang yang gue anggap fashion ramadhan. Bagi cowok, penampilannya akan seperti ini: peci, t- shirt gaul, celana pendek, sarung yang dililitkan dileher, dan memakai kacamata ‘gede’ sebagai pelengkap keanehan mereka . sekilas mirip belalang yang baru belajar sholat. dan bagi cewek akan jadi seperti ini: masuk masjid, lalu keluar pada saat tarawihnya sudah melewati 8 rakaat.

Memang bener kata orang dulu kalau setiap ramadhan datang, maka akan disambut oleh setiap umat muslim. gue nggak tau dengan dinegara lain, tapi yang jelas kalau diindonesia, anak- anak ‘gaul’nya menyambut dengan bikin sesak jalan raya pada saat tarawih berlangsung dengan menggunakan fashion ramadhan masing- masing.

Yaaah.. gue nggak menyalahkan mereka sebagai remaja ‘gaul’. Karena dulu gue juga pernah begitu waktu masih anak- anak. Tapi gue kan dulu masih anak- anak? Nggak apa- apa dong. Apa itu berarti pemikiran remaja ‘gaul’ jaman sekarang sama dengan pemikiran anak- anak jaman dullu? hanya Tuhan dan mereka sendiri yang tau

saran gue bagi cowok cowok yang nggak mau dibilang ‘anak fashion ramadhan’ yang kalau jalan izinnya tarawih, pakai aja kemeja dan celana jeans panjang dan kantongin sebuah peci. Jadi terlihat nggak abal- abal dan nggak setengah setengah. Bukannya lebih bagus kalau berpakaian biasa namun pergi ibadah dari pada sudah berpakaian ibadah lengkap namun malah nongkrong di warung atau di jalanan? -so true

Bagi cewek, mungkin agak sulit karena gue bukan cewek. Tapi sepertinya kalian cukup mengenakan jilbab dengan benar. Nggak usah dililit- lilit di badan gitu.


salam hangat dari mantan fashioner ramadhan 20xx

-aziz ramie adam--

No comments:

Post a Comment

Eiits... jangan buru-buru exit dulu. Sebagai Pria Cakep Biasa, gue punya banyak cerita lain. Baca-baca yang lain juga ya... Terima kasih :)