Ini Ximin

Saturday, February 16, 2013

Antara Banjir Samarinda dan Meteor Jatuh


"Kwek! Kwek! Kwek!" Terdengar suara bebek dari rawa sebelah. Perlahan gue membuka mata dan mengelap (maap) ingus yang mulai membasahi bantal. Hujan semalam berhasil membuat gue begadang dan terkena cidera ringan pada bagian hidung.

Gue cek Twitter (biasa, anak gaul) dan melihat banyak update-an tentang banjir Kota Samarinda. Sebenernya bukan hal baru karena di Samarinda memang juga jadi tempat mangkal-nya banjir. Tapi kali ini agak berbeda. Iya... beda! Beda! Beda! *maaf tadi habis keselek sendok*


"Ziz, di luar banjir, lohh..." kata Cholis.

"What?" seru gue, dengan gaya ala koruptor bajakan.

Gue lihat, dan terjadilah...


Ini gue foto dari lantai dua kost


Gue tercengang. Hebat banget. Perlu diketahui, kalau sebenarnya daerah kost gue ini paling jarang dicabuli oleh banjir. Ehh... sekarang malah ikut tergenang juga. Karena daerah ini termasuk daerah luar perkotaan yang (sepertinya) agak tinggi, maka tiba-tiba dicabuli banjir seperti ini membawa tanda tanya besar di benak gue. 'Di daerah rawan banjir lainnya kayak gimana, ya?'

Gue pengin live report, tapi kaki gue sangat mudah terkena kutu macan jika kena air banjir. Iya... gue lemahhh...

Jadi gue memantau lewat... JRENG! JRENG! Twitter...



Nahhh... itu aja kali, ya, beberapa live report kondisi Ibukota Kalimantan Timur ini. Maklum, via Twitter karena gue sendiri nggak bisa keluar karena takut kena kutu macan.

Ini cukup membuktikan, kalau Kota Samarinda sudah mulai mengalami kasus 'Beberapa Faktor (sesat) Bencana Banjir Ibukota' seperti pada Jakarta, 17 Januari lalu. Kasihan...

Lalu, hubungannya sama meteor yang jatuh dini hari tadi apa?

Tidak ada.

Itu meteor juga jatuhnya di Rusia. Gue pakai judul itu supaya menarik aja. Hueheheheheheheh :v








4 comments:

Eiits... jangan buru-buru exit dulu. Sebagai Pria Cakep Biasa, gue punya banyak cerita lain. Baca-baca yang lain juga ya... Terima kasih :)