Ini Ximin

Monday, April 22, 2013

Kerja Pertama dan Sepucuk Surat



 Posted by : Selingkuhan Aziz


Oke, gambarnya emang rada nggak nyambung. 

Selamat Hari Kartini, wahai para perempuan Indonesia!

Sorry ya, biar begini gue juga tahu kalau hari untuk memperingati kelahiran Ibu Kartini itu kemarin. Gak apa kan telat mengucapkan, daripada tidak ingat sama sekali. Huahaha.

Lama tidak update tulisan di sini, membuat gue jadi agak sedikit susah buat ngetik lagi. Jari-jari kue terasa kaku. Bahkan, otak gue sampai berkarat buat mikir apa yang bakal gue tulis di sini. Saat ini, bagi gue, nulis blog itu sesulit menyatukan Agung Hercules dan Ade Ray dalam satu iklan produk minuman berstamina. Padahal kita tahu kalau mereka sudah jadi icon iklan minuman stamina dengan produk yang berbeda.

            Emang loe kemana aja, Ziz?

Alasan gue tenggelam selama ini adalah, karena satu minggu ini gue lagi beradaptasi dengan dunia baru. Dunia kerja.

Jadi hari Senin yang lalu, untuk pertama kalinya gue terjun ke daam dunia kerja. Gue sengaja masuk kerja di Department DC (Distribution Center) PT.Indomarco Prismatama, karena baru buka cabang di Samarinda. Bingung ya, itu perusahaan apa? Gini deh, tahu Indomaret kan? Nah... PT. Indomarco ini ya induknya gitu. 



Untuk anak yang masih berumur 18 tahun tanpa jenggot (oke, gue paling muda di sana), gue ditempatkan di bagian Helper. Sederhananya, gue jadi kuli di gudang. Gitu deh. Tapi yang menegangkan di sini bukan berarti karena gue mulai menyaingi kuli panggul beras. Ini sesuatu. Karena kelak, yang mengkoordinir stok barang Indomaret di seluruh Samarinda adalah tim gue ini. Gue bangga. Lagian, karena perusahaan ini baru buka cabang, gue termasuk dalam tim perintis sebagai generasi pertama. Keren ya? Kayak JKT48.
 

Kesan-kesan pertama kali masuk ke dunia kerja, gue jadi bisa me-manage ulang pola pikir gue. Jujur, akhir-akhir ini isi kepala gue berasa lebih tua 20 tahun. Tapi ternyata disitulah uniknya bisa merasakan bagaimana sulitnya kalau mau punya duit sendiri. Gue yang selama ini hanya tahu makan duit orangtua, perlahan sadar kalau keringat yang keluar demi uang yang tidak seberapa, ternyata sangat membanggakan. Serius deh.

Di sela-sela kegiatan baru gue itu, gue rela meninggalkan beberap aktivitas yang menurut gue rada ke-kanak-kanakan. Seperti tidur gak pakai celana dalam, atau jalan-jalan nggak penting yang membuang bensin (maklum, hemat). Gue juga absen dari kegiatan dunia maya seperti update blog, bahkan untuk nge-twit sekalipun. Tapi sabar, gue hanya perlu belajar menyesuaikan waktu aja. Perlahan tapi pasti, gue pasti bisa membagi waktu gue yang saat ini mulai super-duper padat dari biasanya. Pola pikir gue perlahan diintimidasi dengan pikirian yang bertujuan untuk mensejahterkan masa depan. Nah, kan, kata-kata gue aja sudah meningkat tajam dari biasanya. Pfft.

Selama satu minggu bekerja, gue juga banyak menemukan pengalaman baru. Gue jadi ngerti tentang administrasi, gue ngerti tentang jenjang karir, gue mengerti tentang kerja keras dan gue juga mengerti bagaimana membentuk pola pikir yang bersahaja. Hanya saja, gue masih tidak mengerti, bagaimana mungkin Desta OVJ bisa nikah dengan gadis 18 tahun. Gue iri. Gue jomblo.

Terlepas dari beban hidup yang gue tanggung, sekarang gue bersyukur karena sudah bisa belajar hidup yang benar-benar ‘mandiri’. Walaupun sekarang masih dibantu oleh warisan orang tua, namun kelak gue pasti akan membangun kehidupan sendiri. Perjuangan supaya kelak hidup gue bisa jadi lebih berarti, akan terus gue lanjutkan. Horas!

Perlahan tapi pasti, gue mulai menyadari arti dari sebuah usaha yang tidak sedikit. Perlahan juga, gue jadi tahu makna dari kehidupan. Sorry gue telat untuk sadar karena kehidupan gue selama ini cuma hura-hura nggak jelas. But, tetap pada prinsip semula : lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Huahahahahaha.

Oke, untuk mengakhiri tulisan ini (dan memulai hidup baru blog ini), gue akan mencantumkan sebuah surat untuk calon pacar idola gue, Stella Cornelia. Semoga gue sudah bisa me-manage waktu, agar kehidupan gue di pendidikan, karier usaha, dan dunia maya, bisa terus berjalan. Amin... 


Sepucuk Surat Untuk Stella



Hay Stell, kangen ya? Atau jangan-jangan, kamu Kangen Band? Ah sorry, jadi ngelantur.

Kamu apa kabar? Udah makan? Ya pasti udah lah ya... kan banyak duit #eh. Semoga kabar kamu baik-baik saja di JKT48. Tapi, ku dengar-dengar katanya Ujian Nasional tahun ini sedikit bermasalah ya? Ah... tapi nggak penting juga. Kita udah lulus tahun kemarin. Muahahahaha.

Aziz apa kabar?

Wah.... aku baik sekali, apalagi tiap habis boker tiap jam 6 pagi. Aku selalu merasakan hidupku lebih baik setiap keluar dari WC. Maaf Stell, jadi makin ngelantur.

Jadi begini, aku cuma mau bilang kalau aku bener-bener minta maaf karena jarang banget update blog ini. Nggak marah kan? Nggak kesel kan? Masa iya pemuda sekucel seganteng aku dibenci cuma karena nggak update blog. Kalau gara-gara aku nggak mau sedekah buat orang yang membutuhkan, baru kamu boleh marah. Hehehe.

Maaf juga ya sudah ngurangin perhatian ke kamu selama beberapa minggu ini. Bukannya apa loh ya, aku juga sedang berusaha keras agar tidak hanya memperhatikan kamu saja, tapi juga memperhatikan masa depan kita (biar cieee gitu). Trus, ternyata bener juga ya kata Eyang, kalau si cowok makin kusam, biasanya yang cewek makin cantik. Tuh, kelihatan dari foto kamu, kamu makin cantik ya. Kalau aku? Ah... nggak usah ditanya, agak kucel dikit aja kok. By the way, kamu agak gemukan ya? #Plak

Terakhir, aku titip salam ya buat keluarga kamu. Bilang ke mereka, kalau kasus Eyang Subur jangan dijadikan patokan untuk gosip. Kasihan si Eyang, Juwita Bahar kan sudah tunangan (entah apa hubungannya).

Semoga kamu selalu bersemangat! Tunggu aku lagi nabung nih, buat nonton theater JKT48. Tapi karena aku habis kontrak kerja tanggal 31 Oktober nanti, aku nggak janji bisa tepat waktu nonton theater pas kamu ulang tahun tanggal 3 November. Semoga kita bisa bertemu, dan semoga Desta OVJ bahagia akan pernikahannya.

GBU :)

*** 

Original story : Aziz Ramlie Adam
Writer : Selungkuhan Aziz
Editing : Neneknya Aziz, Pamannya Aziz #TeamDiary

No comments:

Post a Comment

Eiits... jangan buru-buru exit dulu. Sebagai Pria Cakep Biasa, gue punya banyak cerita lain. Baca-baca yang lain juga ya... Terima kasih :)