Tip-Tip Berpuasa dari Anak Kost

*Udah... jangan ngiler dulu*

Selamat hari Selasa!

Nah, kalau dihitung-hitung, sudah hampir satu minggu gue berpuasa. Iya, gue mulai puasa Ramadhan pada tanggal 10 Juli lalu. Ngikutin pemerintah aja, walaupun harga cabe dan bawang makin meningkat. Cukup.

Gue jadi kepikiran untuk menulis postingan ini karena, gue sudah merasakan satu minggu pertama berpuasa sebagai anak kost dan pria cakep biasa. PKI, yang gue jabarkan menjadi Perantau Keren Indonesia. Ya, itulah gue saat ini. Tahun ini pertama kalinya gue melaksanakan puasa Ramadhan sebagai perantau yang indekos.

Selama seminggu ini, banyak pelajaran yang bisa gue ambil sebagai bahan ajar untuk gue, dan mungkin juga untuk kalian yang membutuhkan. Hemat gue, daripada keburu Maghrib, mending langsung gue kasih aja kali ya, tip-tip keren berpuasa dari gue. Oke... disedot....


1. Persiapan yang Matang 

Mungkin belum terlambat untuk yang satu ini. Seharusnya jauh sebelum bulan Ramadhan datang, kita mesti sudah persiapan. Tapi belum telat kok, berhubung ini baru satu minggu. 

Bahan apa yang harus dipersiapkan? Ya bahan pokok buat makan. Ini penting, mengingat harga apa saja bisa naik menjelang Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri. Yah... selain bahan makanan, siapin juga hal lain yang menurut kalian penting. Kalau gue, ya cuma makanan sih....


2. Sahur yang Tepat Sasaran

Sejatinya, sahur ini penting walaupun kita nge-kost. Jangan jadikan alasan malas bangun atau hemat makanan buat menghindari sahur. Ini demi kelanjutan hidup kita juga pas lagi puasa. Jangan sudah nge-kost, sakit pula karena puasa tapi nggak sahur. Jangan.

Menu praktis, kalian pasti kenal Mie Instan. Tapi, saran gue jangan tiap hari, melainkan 1 minggu sekali. Kalau gue sendiri, selalu memasak nasi secukupnya gue aja. Selain hemat, juga gak repot buat cuci peralatan masak. Untuk lauk sendiri, bisa bervariasi. Sebelum masuk bulan Ramadhan, gue sudah siapin sosis siap makan dan telur. Belinya juga secukupnya saja, jangan langsung beli telurnya 5 kilo. Soalnya nih, menurut yang gue tahu, telur ayam itu masih enak kalau dalam jangka waktu satu minggu. Selebihnya gak sehat.

Menurut yang gue baca, kalau mau pakai lauk telur, lebih baik jangan digoreng. Karena kalau sahur makan telur goreng dan kebanyakan nasi, siangnya kita bisa lemas. Direbus lebih bagus. Lagipula, kalau telurnya direbus kan bisa sekalian masak barengan sama nasi di rice cooker. Hemat waktu, hemat minyak goreng.

Masalah lauk bisa kalian variasikan yang praktis, tergantung selera. Oh iya, yang penting, jangan sampai lupakan sayur atau minimal kuah sup atau sejenisnya. Puasa perlu banyak cadangan serat. Kalau bisa, malamnya, sehabis Sholat Tarawih, gunakan sedikit bugdet untuk membeli sayur yang sudah masak atau buah-buahan secukupnya. Saat sahur, tinggal dipanasin deh.

Satu lagi, air mineral itu penting! Kalau perlu beri imbuhan susu protein biar bisa sixpack....


3. Nikmati Setiap Aktivitas

Ini dimulai ketika habis sahur, sebaiknya jangan langsung tidur lagi. Kalau perlu, setelah Sholat Subuh langsung mandi aja biar segar. Setelah itu mungkin bisa baca Al-Quran beberapa ayat, lalu lanjut bersih-bersih kamar kost. Kebersihan sebagian dari Iman. Lagian cuma kamar kita doang. Gak besar, kecuali kalian pengin bersihin semua kamar di kost-an, sekalian sama kamar bapak kost. Capek memang, tapi kan berkah :D

Untuk yang kerja, segera menuju kantor lebih cepat dari biasanya. Takutnya kan ketiduran lagi. Untuk yang sekolah/kuliah juga sama. Untuk yang menganggur dalam artian masih libur, bisa memulai hari dengan melakukan hobi kalian yang positif. Semangat walaupun berpuasa. Berdiam diri dalam renungan saja termasuk pahala, apalagi yang beraktivitas dengan semangat. 

Siang hari, jika lelah sekali, ya istirahat sebentar juga boleh. Gue biasa tidur siang dari jam 2 (pulang kerja serabutan) sampai kira-kira jam setengah empat. Tidur memang ibadah di bulan Ramadhan. Tapi sayang kan kalau tidur siang kelamaan, karena bakal banyak banget hal yang terlewatkan. Lagian, kelamaan tidur bukanya bikin sehat, malah pegal-pegal. Secukupnya lah....


4. Ngabuburit

Nah, sampai juga ke tip yang ini. Ngabuburit. Kalau di Kalimantan, khususnya tempat gue ini, kata 'Ngabuburit' sering diplesetkan menjadi 'NgaduBurit'. Ngadu itu diadu, Burit itu artinya pantat. Kejam memang....

Sebagai pria cakep biasa, gue menghabiskan ngabuburit dengan cara aman dan pastinya nggak boros. Hobi. Seperti yang gue lakukan saat mengetik postingan ini. Kalian pasti punya banyak cara kan?

Yang pengin gue sampaikan secara keren di tip ini adalah, sekitar setengah jam sebelum berbuka puasa, lakukanlah olahraga kecil-kecilan. Sekedar pemanasan saja. Bahkan ada yang jogging, main badminton atau malah bantingin gerobak sate. Kata mereka, itu bisa bikin badan ringan dan berasa fit. Gue percaya karena gue sudah coba.

Hal lain, saat waktu berbuka tinggal hitungan kurang lebih 15 sampai 10 menit, perbanyak doa. Yang gue dengar dari salah satu kultum pas tarawih, semakin dekat waktu berbuka, semakin lengang jalan doa kita ke Yang Maha Kuasa. Nabi Musa jika berdoa, seolah masih dihadang 3 lapis tembok untuk berdoa. Sedangkan kita yang hendak berbuka, gak pakai tembok! Oke, sorry kalau perumpamaan gue agak nembok....


5. Berbuka Secara Hemat

Masjid, atau musholla terdekat tentu jadi pilihan. Bagi anak kost, ini penting. Sebelum berbuka, gak usah pikirin mau makan apa dulu. Itu nanti. Memang sih, orang berpuasa itu banyak maunya. Tapi coba pas sudah waktunya berbuka, baru tiga teguk air sudah lega. Hebat kan?

Saran gue, stay di Masjid aja. Karena selain buka puasa gratis walaupun seadanya, kalian juga nggak bakal ketinggalan sholat maghrib berjamaah. Pahalanya berlipat, Men.... Nah, kalau sudah selesai sholat Maghrib, baru lah kita pikir mau makan berat yang gimana. Bisa masak sendiri, beli yang murah, atau nebeng sama Bapak Kost. Tergantung kreativitas lah.


6. Sedikit Waktu Untuk Bersiap

Ini dimaksudkan untuk saat-saat setelah Tarawih. Kalau kalian lapar lagi, silahkan cari makan asal masih sesuai dengan ketersediaan uang. Kalau nggak, cukup minum susu aja.

Bersiap di sini berarti kita melakukan persiapan untuk sahur nanti. Cek kembali bahan makanan. Ada yang perlu? Sayur misalnya. Selain itu, manfaatkan lagi waktu luang untuk menyiapkan bahan tugas atau pekerjaan yang akan kita hadapi keesokan harinya. Bisa juga dengan melakukan kegiatan sosialisasi di dunia maya.

Gue sendiri menghabiskan waktu setelah tarawih dengan mempersiapkan hal-hal penting untuk kerja besok pagi lalu Twitter-an, blogwalking, atau ngebacot di forum kesayangan, Jamban Blogger. Gue baru bisa tidur jam 12 malam saking serunya ngebacot persiapan untuk sahur dan aktivitas besok. Lagian gue berpikir, toh siang harinya juga bisa istirahat sebentar. Sekali lagi, hidup kan bukan hanya untuk tidur? Hahhaha....



Oke, sekian beberapa tip dan saran yang bisa gue share menurut pengalaman gue sendiri. Maklum, masih pertama kali puasa sebagai anak kost. Barangkali, ada yang punya tip keren lainnya. Kalian punya?

15 comments:

  1. Anak kost jaman sekarang ternyata lebih belibet drpd jaman saya dulu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banget, Mas! Harga kost sekarang juga jauh lebih seram dari harga kost-kost-an zaman dahulu....

      Delete
  2. Replies
    1. Heleh... bilang aja lo mau bilang, "Itu yang nomor lima, gue banget!" kan? Hahhaha...

      Delete
  3. Tips manjur nih dari anak kost untk semuanya yang juga bukan anak kost :D
    Oh ya jangan lupa ikutan lomba menulis yg ada di blog saya ya, ditunggu lho postingannya siapa tau ada hadiah buat anak kost ini hehehe :D

    ReplyDelete
  4. Saya gak bisa komen pake blog saya yang detik, ok saya tambahkan disini aja link nya ya.
    Jangan lupa ikutan lomba ini ya
    http://anny.blogdetik.com/2013/07/15/ikut-meriahkan-5-tahun-saya-ngeblog-di-blogdetik-yuk-2/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh... ini yang dua hari lalu pernah saya share di twitter, Mbak. Hehehe... tiba-tiba diajakin langsung sama penulisnya. Diusahain deh, buat ikut :D

      Delete
  5. sebagai anak kost baru bermanfaat nih buat gue... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat bersenang-senang di perantauan! Ahhahhaha....

      Delete
  6. Replies
    1. Gigi... gue bayar kost aja mampet-mampet kayak kran air kesumbat persneling :V

      Delete

Eiits... jangan buru-buru exit dulu. Sebagai Pria Cakep Biasa, gue punya banyak cerita lain. Baca-baca yang lain juga ya... Terima kasih :)